ANALISIS PERKUATAN STRUKTUR KANTOR GUBERNUR SUMATERA BARAT MENGGUNAKAN DINDING GESER DAN STEEL BRACING

Nugrafindo Yanto, Rahmat Ramli

Sari

Bangunan Kantor Gubernur Sumatera Barat merupakan salah satu bangunan yang tak luput dari kerusakan akibat gempa bumi  7,6 SR tanggal 30 September 2009 yang berpusat di laut 100 km dari Kota Padang.. Kerusakan struktur gedung ini baru teridentifikasi setelah dilakukan pembongkaran terhadap semua partisi dan panel penutup kolom saat dilakukan perbaikan. Makalah ini membahas tentang penyebab kerusakan dan rekomendasi metode yang memungkinkan untuk perbaikan dan perkuatan struktur. Berdasarkan hasil observasi lapangan, beberapa bagian bangunan mengalami kerusakan terutama pada kolom-kolom lantai satu. Untuk mengetahui penyebab kerusakan, dilakukan analisis gedung Kantor Gubernur Sumatera Barat berdasarkan SNI 03-1726-2012 tentang Tata cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Bangunan Gedung. Hasil survei dan analisis struktur menunjukkan bahwa kerusakan pada kolom-kolom lantai satu diakibatkan konfigurasi tulangan lentur yang tidak merata (tulangan hanya pada dua sisi) dan jarak tulangan geser yang terpasang tidak sesuai dengan standar yang ada. Perkuatan struktur yang direkomendasikan untuk Kantor Gubernur Sumatera Barat ini yaitu pemasangan dinding geser dan pemasangan steel bracing. Selanjutnya struktur dengan dua macam metode perkuatan tersebut dianalisis untuk mengetahui peningkatan kapasitas struktur bangunan dibandingkan kondisi eksisting.  Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur yang sudah diperkuat mampu menahan beban-beban yang bekerja terutama beban gempa berdasarkan SNI SNI 031726-2012. Namun untuk mengatasi permasalahan ancaman benturan (pounding) karena gedung yang dipisahkan oleh dilatasi yang cukup kecil, direkomendasikan untuk memasang dinding geser di ketiga bagian gedung. Pemasangan dinding geser di semua bagian gedung mampu mereduksi gaya dalam dan simpangan gedung mencapai 90%.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.