PENENTUAN KARYAWAN KONTRAK MENJADI KARYAWAN TETAP PT. TIMBANG DELI DENGAN METODE ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS (AHP)

Dewi Lestari, Anita Sindar RMS

Sari

Perubahan status karyawan kontrak menjadi karyawan tetap umumnya dilaksanakan perusahaan berdasarkan beberapa penilaian, namun sering merugikan para karyawan karena dianggap kurang adil. Perlu suatu metode seleksi yang transparan dan objektif. Sistem Pengambil Keputusan (SPK) dapat membantu memutuskan pengangkatan karyawan tetap dengan menggunakan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP). Perhitungan AHP berdasarkan kriteria dan sub kriteria. Kriteria penilaian karyawan tetap berdasarkan kinerja, masa kerja, absensi, dan loyalitas. Semakin besar nilai akhir yang diperoleh pada perhitungan AHP, peluang menjadi karyawan tetap semakin besar. Total perhitungan AHP diperoleh dari penjumlahan nilai dari setiap baris (Kinerja, Masa Kerja, Absensi, Loyalitas). Sebagai dasar untuk merangking penentuan pengangkatan karyawan kontrak menjadi karyawan tetap. Semakin besar nilainya, pegawai tersebut akan semakin baik untuk menjadi karyawan tetap. Hasil perhitungan AHP dalam memutuskan menjadi pegawai tetap di PT. Timbang Deli yaitu Suwandi Daulay dengan nilai Kinerja = 0.558, Masa Kerja = 0.263, Absensi = 0.122, Loyalitas = 0.023, Total Nilai = 0.928.

Teks Lengkap:

Tidak berjudul

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.