PENGELOMPOKAN PENERIMA BANTUAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DENGAN PENDEKATAN DATA MINING TERINTEGRASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN. STUDI KASUS: DESA TARAI BANGUN, KABUPATEN KAMPAR

Deka O Yurnas, Devvi Sarwinda, Fitriani Muttaki

Abstrak

Abstrak

Kesejahteraaan sosial masyarakat merupakan misi utama pemerintah untuk membangun bangsadan negara menjadi lebih baik, Oleh karena itu, pemerintah terus melakukan program-program untuk meratakan keadaan sosial di masyarakat. Dalam menjalankan program tersebut pemerintah pusat dan pemerintah daerah saling berkoordinasi agar setiap program yang dijalankan tepat sasaran tanpa ada unsur-unsur penyelewengan yang dilakukan oleh oknum-oknum pemerintah dalam menjalankan tugasnya. Pada penelitian ini, penulis melakukan pendekatan data mining untuk mendapatkan beberapa kelompok masyarakat yang tergolong dalam kategori layak mendapat bantuan, perlu tinjau ulang, dan tidak layak mendapat bantuan. Algoritma K-Means Clustering dipilih sebagai salah satu metode yang digunakan dalam data mining untuk mengelompokkan data. Adapun sampel data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data dari Desa Tarai Bangun yang terletak di Kabupaten Kampar, Riau. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa kelompok yang masuk kategori layak mendapat bantuan yang diperoleh dari Algoritma K-Means Clusteringakan diseleksi lagi dengan menggunakan metode perangkingan, dimana implementasi Sistem Pendukung Keputusan akan berperan. Sistem pendukung keputusan ini dibuat untuk menentukan masyarakat yang lebih prioritas mendapatkan bantuan. Dalam penelitian ini, metode Simple Additive Weight (SAW) digunakan untuk melakukan perangkingan dalam membantu mengambil keputusan.


Kata Kunci :Data mining, sistem pendukung keputusan, simple additive weight, k-means clustering, kesejahteraan sosial

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.