Kajian Ikonografis Senjata Tradisional Kurambiak Minangkabau Cakar Harimau Sumatera

Main Article Content

tedy wiraseptya
Vernanda Em Afdhal
https://orcid.org/0000-0001-6749-8059

Abstract

Dalam pengkajian sebuah karya seni, kajian pertama yang dilakukan adalah kajian pra-ikonografis. Kajian ini adalah kajian yang mengambil teori Erwin Panofsky, dimana kajian ini merupakan kajian primer yang melihat bentuk asli dari objek seni yang sifatnya faktual dan ekspresif. Di daerah Minangkabau salah satu senjata yang memiliki nilai sejarah ialah kurambiak /karambiak atau biasa disebut kerambit. Kurambiak memiliki banyak filosofi atau makna bagi masyarakat Minangkabau. Dimulai dari bentuk hingga pemakaian kurambiak yang masih dalam penelitian kualitatif dalam informasi dari kaba (kabar) oleh pemangku adat. Dalam penelitian ini penulis akan memakai suatu metode pengkajian tiga tahapan yang di kemukakan oleh Erwin Panofsky dalam bukunya “Meaning in The Visual Art”. Tiga tahapan tersebut adalah Pra-Ikonografis, konografi dan Ikonologi. Pada tahapan Pra-Ikonografis terbagi menjadi dua bagian yaitu elemen desain dan prinsip desain. Penelitian ini berfungsi untuk menjaga atau melestarikan warisan budaya Minangkabau dan menjadi acuan untuk membahas warisan benda seni secara visual.

Article Details

Section
Articles
Author Biography

Vernanda Em Afdhal, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Visual Communication Design

Abstract viewed = 0 times
Download downloaded = 0 times Download downloaded = 0 times