SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN DAERAH RAWAN BENCANA SERTA JALUR EVAKUASI DI PADANG PARIAMAN

Main Article Content

Heri Yanto
Romi Wijaya
Gisky Andria Putra

Abstract

Potensi bahaya (hazard) gempa bumi di Kota Pariaman cukup tinggi karena letaknya yang dekat dengan jalur patahan Semangko (Semangko Fault) atau patahan Barat Sumatera dan juga zona penujaman lempeng Palung Sunda yang dapat memicu terjadi gempabumi. Daerah penunjaman lempeng yang berada di dasar laut dapat berperan sebagai megathrust atau sesar anjak naik yang berpotensi untuk membangkitkan tsunami ketika terjadi gempa besar yang diikuti oleh deformasi vertical di lokasi tersebut.Wilayah Padang dan sekitar pantai Barat Sumatera merupakan dataran rendah yang memiliki resiko yang besar di dunia dari ancaman tsunami, yang dapat disebabkan oleh gempa bumi yang berasal dari Palung Sunda. Manajemen risiko harus fokus pada perlindungan penduduk dari gelombang tsunami dengan pemetaan yang cermat terhadap potensi wilayah yang terpapar dan objek penting dalam usaha mitigasi risiko yang tepat. Rencana mitigasi untuk pengelolaan bencana meliputi rekonstruksi dan langkahlangkah persiapan untuk kejadian bencana. Karena kita ketahui dari sumber bencana disebabkan oleh gempa bumi, zona-zona yang terkena dampak bencana ditentukan menggunakan sistem informasi geografis. Peta inundasi dibangun dengan sistem informasi geografis digunakan untuk berbagai keperluan. Potongan-potongan dari gedung dan lembaran-lembaran jalan dan peta lembaran inundasi digunakan untuk mendeteksi gedung yang terkena gelombang tsunami, Lokasi penelitian berada di zona rawan gempa bumi, tsunami dan berjarak dekat dengan garis pantai.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Yanto, H., Wijaya, R., & Putra, G. (2019). SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN DAERAH RAWAN BENCANA SERTA JALUR EVAKUASI DI PADANG PARIAMAN. Jurnal KomtekInfo, 6(1), 111-123. Retrieved from http://lppm.upiyptk.ac.id/ojsupi/index.php/KOMTEKINFO/article/view/1043
Section
Sistem Informasi Geografis
Abstract viewed = 46 times
Download downloaded = 46 times

References

[1] Yanto,H.(2018).SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS TEMPAT IBADAH BERBASIS WEB MENGGUNAKAN ALGORITMA FLOYD WARSHALL(STUDI KASUS DI WILAYAH MERANGIN).In Majalah Ilmiah INTI (Vol.13).
[2] Yanto,H.(2018).OPTIMALISASI JALUR EVAKUASI MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DIKOTA PADANG BERBASIS WEB.Jurnal Sains Dan Informatika, 4(2),193.
[3] Admin. 2008. Pengenalan ArcView. Dikutip dari http://bpdasctw.info. [Diakses 23 Maret 2013].
[4] Aini, A. 2007. Sistem Informasi Geografis Pengertian Dan Aplikasinya. Diakses Dari http://stmik.amikom.ac.id/[Diakses 24 Maret 2013].
[5] Prahasta, Eddy. 2014. Sistem Informasi Geografis:Konsep Dasar Perspektif Geodesi & Geomatika. Informatika, Bandung.
[6] Admin. 2008. Pengenalan ArcView. Dikutip dari http://bpdasctw.info. [Diakses 23 Maret 2013].
[7] Aini, A. 2007. Sistem Informasi Geografis Pengertian Dan Aplikasinya. Diakses Dari http://stmik.amikom.ac.id/[Diakses 24 Maret 2013].
[8] Prahasta, Eddy. 2014. Sistem Informasi Geografis:Konsep Dasar Perspektif Geodesi & Geomatika. Informatika, Bandung.
[9] MADCOM, 2005. Aplikasi Pemetaan Dan Database Dengan MapInfo Professional7.5. Andi, Yogyakarta.
[10] Yanto.H.(2019). Managemen Pemetaan Sistem Informasi Geografis Distribusi Lahan Terbuka Pasca Bencana GempaBumi Kab. Padang Pariaman.SNTIKI11.11