PSIKOLOGI FORENSIK
Buku ini penulis susun dengan tujuan untuk membantu memudahkan mahasiswa untuk mencapai materi perkuliahan yang sangat banyak, sedangkan waktu yang diberikan hanya satu semester. Psikologi Forensik merupakan cabang ilmu psikologi yang menerapkan prinsip-prinsip psikologi dalam konteks hukum dan peradilan. Dalam praktiknya, psikologi forensik digunakan untuk memahami perilaku manusia yang relevan dengan sistem hukum, baik pidana maupun perdata. Mahasiswa akan mempelajari dasar-dasar psikologi forensik, asesmen dan evaluasi forensik, psikologi dalam sistem peradilan, investigasi forensik dan metode forensik, otopsi psikologis dan investigasi kematian. Buku ini juga akan memberikan informasi secara lengkap mengenai definisi psikologi forensik, sejarah dan perkembangan psikologi forensik, investigasi kriminal, criminal profilling, tersangka, terdakwa, terpidana, penjahat dengan gejala patologis, pendampingan (pelaku, saksi, korban) serta kasus-kasus terkait psikologi forensik seperti psikopat dan tindakan kriminal, syndrom evidance, kekerasan seksual pada anak, Battered Women Syndrome, dan berbagai irisan ilmu.
Sinopsis
Buku ini penulis susun dengan tujuan untuk membantu memudahkan mahasiswa untuk mencapai materi perkuliahan yang sangat banyak, sedangkan waktu yang diberikan hanya satu semester. Psikologi Forensik merupakan cabang ilmu psikologi yang menerapkan prinsip-prinsip psikologi dalam konteks hukum dan peradilan. Dalam praktiknya, psikologi forensik digunakan untuk memahami perilaku manusia yang relevan dengan sistem hukum, baik pidana maupun perdata. Mahasiswa akan mempelajari dasar-dasar psikologi forensik, asesmen dan evaluasi forensik, psikologi dalam sistem peradilan, investigasi forensik dan metode forensik, otopsi psikologis dan investigasi kematian. Buku ini juga akan memberikan informasi secara lengkap mengenai definisi psikologi forensik, sejarah dan perkembangan psikologi forensik, investigasi kriminal, criminal profilling, tersangka, terdakwa, terpidana, penjahat dengan gejala patologis, pendampingan (pelaku, saksi, korban) serta kasus-kasus terkait psikologi forensik seperti psikopat dan tindakan kriminal, syndrom evidance, kekerasan seksual pada anak, Battered Women Syndrome, dan berbagai irisan ilmu.